Pemerintah Membatasi Pidana Zina Dan LGBT Berdasarkan Usia


Interpos.online

Jakarta, TN - Yasonna menegaskan pemerintah akan lebih mematangkan aturan soal zina maupun LGBT agar tidak menimbulkan kegaduhan.

"Ya pasti ada batasan, anak-anak mana bisa. Anak kecil mana bisa (dihukum)," ujar Menkum HAM Yasonna Laoly di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2018).

Fraksi PAN meminta hukuman terhadap pelaku LGBT, yang sedang dibahas dalam RKUHP, tak dibatasi usianya. Pemerintah tetap ingin mengatur batas usia pidana terhadap pelaku zina dan LGBT.

Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto menyebut draf RKUHP dari pemerintah hanya mengatur pidana kepada pelaku yang mencabuli anak-anak. Sedangkan dewasa, jika didasari rasa sama-sama suka, tak diatur khusus.

"Tidak boleh sampai nanti kecurigaan orang ada dua orang di kamar sudah dianggap ini (zina). Jadi nanti akan diatur aturannya dengan baik," ucapnya.

#ia-1*/gbr/hri
Share on Google Plus

About indra Afriadi

www.interpos.online lahir mengikuti tuntutan zaman di era globalisasi dan teknologi digital saat ini, dan masa yang akan datang. Tujuannya interpos adalah menjadi sebuah media siber yang bisa diakses jutaan orang melalui teknologi maju sekarang ini dan yang akan datang, tanpa batasan atau dibatasi. www.interpos.online tidak melupakan kode Etik jurnalist dan perimbangan dalam karyanya sebagai lembaga control social, sesuai UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.
PT. TMIP Mengucapkan, "Selamat datang di Media Siber Interpos.onine", Terima kasih.. Silahkan Baca, Bagi Dan Komentar.. Tertanda Pemred : Indra Afriadi