Apa Sebab Trend Baju Bergambar Pisang Menjadi Trend Anak Zaman Now


INTERPOS.ONLINE

IP'ON - kaus dan jaket bergambar buah pisang saat ini sedang menjadi tren yang digemari anak-anak muda zaman milenial. Mulai dari kaus dengan gambar satu buah pisang hingga full motif pisang, semua kaus ini laku dijual di pasaran. Dari manakah tren kaus pisang ini berasal?

Setelah ditelusuri, sebenarnya motif pisang ini bukanlah motif baru. Pada tahun 2014 lalu, baju bermotif pisang mulai ramai diproduksi di Thailand.

Karena banyak penjual online Indonesia yang mengambil barang dagangan mereka dari Bangkok, maka beberapa kaus motif pisang ini juga turut dibawa ke Indonesia.

Tidak hanya itu, salah seorang seniman eksentrik Andy Warhol pernah membuat ilustrasi pisang yang cukup unik. Dia mendesain ulang gambar pisang yang dia temukan pada sebuah asbak seng yang murahan dan berada di dalam sebuah toko loak. Berkat Warhol, gambar pisang itu lantas dia gunakan sebagai desain di sampul album band The Velvet Underground & Nico.

Karena hampir semua karya Warhol adalah masterpiece, maka simbol pisang The Velvet Underground juga diadaptasi dalam desain sebuah kaus. Pada desain Warhol, hanya ada satu buah pisang pada kaus putih, tidak banyak seperti yang ditemukan saat ini.

Pertengahan tahun 2016, cukup banyak para artis media sosial yang mempopulerkan kaus bergambar pisang dengan motif yang memenuhi kaus.

Salah satunya adalah Tommy Lim, salah seorang kreator video Youtube yang memiliki banyak pengikut. Semenjak kaus dengan motif pisang menjadi tren, para penjual online segera memanfaatkan momen ini untuk memasarkan lebih banyak lagi barang sejenis. Saat ini, banyak ditemukan produk lain dengan motif pisang seperti jaket, sweater, kaus kaki, topi, tas, dan pelindung ponsel.

Keberhasilan tren ini juga tidak lepas dari film Despicable Me dengan salah satu tokoh Minion yang tidak bisa mengatakan kata lain selain kata "Ba-na-na".

Kebanyakan pemakai baju pisang memang para remaja yang tidak mau ketinggalan tren. Kaus dengan motif pisang dijual dengan harga yang terjangkau mulai Rp 40 ribuan hingga Rp 100 ribuan saja.

Fenomena kaus dengan motif buah kini mulai berkembang pesat. Tidak hanya gambar buah pisang tapi sudah merambah menjadi buah semangka, nanas, alpukat, ceri, dan strawberry.

CP name Intisari  Reporter intisari.grid.id
#in1*

Share on Google Plus

About indra Afriadi

www.interpos.online lahir mengikuti tuntutan zaman di era globalisasi dan teknologi digital saat ini, dan masa yang akan datang. Tujuannya interpos adalah menjadi sebuah media siber yang bisa diakses jutaan orang melalui teknologi maju sekarang ini dan yang akan datang, tanpa batasan atau dibatasi. www.interpos.online tidak melupakan kode Etik jurnalist dan perimbangan dalam karyanya sebagai lembaga control social, sesuai UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.
PT. TMIP Mengucapkan, "Selamat datang di Media Siber Interpos.onine", Terima kasih.. Silahkan Baca, Bagi Dan Komentar.. Tertanda Pemred : Indra Afriadi