WAGUB RESMIKAN PAMERAN SEJARAH PERS NASIONAL MINANGKABAU DI MUSEUM ADITYAWARMAN PADANG


Padang, IP'ON - Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2018 yang dipusatkan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) merupakan berkah bagi masyarakat Sumbar. Selain  telah menunggu selama 40 tahun, momen seperti ini banyak diidamkan daerah lainnya di Indonesia.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat membuka secara resmi Pameran "Sejarah Pers Nasional di Minangkabau" yang dilangsungkan di halaman Museum Adityawarman, Sabtu (1/12/2017) sore.

Wagub mengatakan, pameran kali ini merupakan rangkaian iven luar biasa yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2018 mendatang, yakni dijadikannya Provinsi Sumatera Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018.

Ia juga menyebutkan, iven ini momen yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh masyarakat Sumatera Barat (Sumbar).  "Dari keterangan Ketua PWI tadi momen HPN seperti ini telah dicetuskan sejak 1978, namun baru terealisasi 40 tahun kemudian di 2018. Ini patut kita syukuri dan jadi kebanggaan kita semua," ungkap wagub.


Menurutnya, melihat sejarah pers dari dulu sampai sekarang, bahwa apapun yang kita perbuat, apa yang kita kerjakan tanpa ada pers tanpa ada pemberitaan, tentu saja masyarakat tidak akan tahu karya-karya dan kinerja kita selama ini.

Oleh karena itu, wagub menghimbau OPD tidak perlu takut dan menghindari wartawan atau pers, karena hal itu merupakan kewajiban pemerintah memberikan dan menyebarluaskan informasi sesuai aturan berlaku. "Pihak yang takut tentu ia tidak memahami betul apa itu tugas pers dan Undang Undang keterbukaan informasi publik ," tegas Nasrul Abit.

Usai memberikan hadiah bagi pemenang lomba karya tulis yang bertema "Tokoh-tokoh Pers Minang”,  wagub selanjutnya mengajak para undangan meninjau dan melihat dari dekat ruang pameran sejarah pers di Minangkabau yang ada di Museum Adityawarman. 

#IN-004

Share on Google Plus

About indra Afriadi

www.interpos.online lahir mengikuti tuntutan zaman di era globalisasi dan teknologi digital saat ini, dan masa yang akan datang. Tujuannya interpos adalah menjadi sebuah media siber yang bisa diakses jutaan orang melalui teknologi maju sekarang ini dan yang akan datang, tanpa batasan atau dibatasi. www.interpos.online tidak melupakan kode Etik jurnalist dan perimbangan dalam karyanya sebagai lembaga control social, sesuai UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.
PT. TMIP Mengucapkan, "Selamat datang di Media Siber Interpos.onine", Terima kasih.. Silahkan Baca, Bagi Dan Komentar.. Tertanda Pemred : Indra Afriadi