Mendagri Sebut Jangan Salah Gunakan Dana Parpol

 
JAKARTA.IP'ON– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan kalau dana bantuan partai politik tak bisa dipergunakan secara serampangan. Sebab, kenaikan tersebut ditujukan untuk penguatan partai. Dengan demikian, mayoritas peruntukannya harus bersifat kepentingan partai secara umum.

“Misalnya, untuk kaderisasi, atau kegiatan-kegiatan partai lain yang bisa dipertanggungjawabkan,’” ujar Tjahjo, Senin (10/7).

Dana bantuan dari negara untuk partai politik, naik dari Rp108 menjadi Rp1000 per suara. Kenaikan dana parpol ini, mulai berlaku pada Tahun 2018 mendatang.

Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, penggunaan dana bantuan tidak diperkenankan untuk kepentingan politik beberapa gelintir orang di internal partai. Juga tidak diperuntukkan kepentingan pribadi.

Tjahjo menegaskan, ketentuan tersebut harus dipenuhi. Nanti semua pengeluaran yang dilakukan harus tercatat. “Nanti diaudit oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) setiap tahun,” tambah dia.

Jika saat diaudit tidak clear, bisa saja bantuan tahun selanjutnya dihentikan. Karena itu, dia mengimbau pengurus partai agar memanfaatkan penggunaan uang rakyat itu semaksimal mungkin sesuai ketentuan.


#Gan/Puspen Kemendagri
Share on Google Plus

About indra Afriadi

www.interpos.online lahir mengikuti tuntutan zaman di era globalisasi dan teknologi digital saat ini, dan masa yang akan datang. Tujuannya interpos adalah menjadi sebuah media siber yang bisa diakses jutaan orang melalui teknologi maju sekarang ini dan yang akan datang, tanpa batasan atau dibatasi. www.interpos.online tidak melupakan kode Etik jurnalist dan perimbangan dalam karyanya sebagai lembaga control social, sesuai UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.
PT. TMIP Mengucapkan, "Selamat datang di Media Siber Interpos.onine", Terima kasih.. Silahkan Baca, Bagi Dan Komentar.. Tertanda Pemred : Indra Afriadi